i. roh yang mati, selama manusia hidup rohnya disebut tondi, bila ia mati akan disebut begu, sebagai begu ia ditakuti; kepada begu dipersalahkan semua penyakit dan semua malapetaka; oleh sebab itu begu adalah juga: roh jahat, hantu khayal; begu antuk, penyakit kolera; begu sorposorpo, penyakit yang timbul mendadak; beguladangon, tiba-tiba sakit sepulang dari ladang (diserang oleh begu yang tinggal di ladang); begu sorngot, terserang penyakit menular yang payah sembuh; hona begu, jatuh sakit; dipodomi begu, mimpi tertekan hantu; sipelebegu, animis, penyembah berhala; parbegu, idem; mamele begu, memberi sesajen pada mahluk gaib; p.b.: taganan do mangadop di jolma unang mangadop di begu, lebih baik berhutang pada manusia daripada terhadap hantu: ajakan untuk memberi sesajen; panganan begu, tempat sesajen di atas kuburan; begu aha, agiaaha, apa-apaan? apapun; begu aha soada, apapun tidak ada; tu begu aha? untuk apa? ndang huboto manang begu aha i, tidak tahu aku untuk apa itu; anggara na begu, hari ke-24 dalam bulan; lampulampu ni begu, kupu-kupu berwarna-warni (karena begu mempunyai yang terbagus). cara hidup hantu itu dianggap janggal dibandingkan dengan hidup manusia, msl turun tangga dengan kepala ke bawah, tidur siang hari dan berjalan-jalan pada malam hari. apa saja yang janggal; dinyatakan dengan kata-kata begu; usung begu, membawa barang secara janggal; ompa begu, menggendong anak secara janggal; tali begu, tali kasut,; macam-macam begu yang berkonotasi buruk: begu jau, begu toba, begu laos, yang membuat orang sakit tiba-tiba; begu antuk, begu nurnur, begu ladang, begu siharhar, begu siherut, begu surpusurpu, begu sorpa, begu pana, begu rojan, begu laut, begu sirumata, hantu biasa yang tinggal di udara; isaisa, somorsomor, begu namora, dewi air; begu namoraon, jatuh sakit karena dewi air. ii. na begu, gagah berani (mungkin; seperti begu); habeguon, keberanian.